HIJAB ANAK TERPOPULER

Hijab anak terpopuler. Sebagian dari teman-teman tentu pernah menghadiri acara wisuda anak tk (taman kanak-kanak) baik tk umum maupun tk pendidikan Alquran. Biasanya anak-anak ini akan didandani sedemikian rupa plus dipasangkan toga sehingga tampak seperti anak kuliah yang diwisuda namun versi mininya. Selain toga biasanya anak-anak ini juga mengenakan hijab terutama wisuda anak tk pendidikan Alquran. Jika kamu memiliki anak atau keponakan yang akan wisuda dan masih bingung mengenai model hijab yang akan dikenakan maka artikel kali ini penting sekali untuk kamu baca. Hijabyuk akan menyajikan 30 tutorial dan gaya hijab wisuda anak tk yang cantik dan menggemaskan yang bisa menjadi inspirasi kamu.

Image result for foto hijab anak modern

Di era yang semakin modern seperti saat ini, banyak anak-anak yang mulai beranjak mengikuti tren gaya berbusana ala budaya barat, yang mereka jadikan sebagai patokan dalam berbusana. Jadi sangat disayangkan jika kita sebagai orang tua tidak mengajarkan cara berbusana yang baik dan sopan sejak ini. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan anak anda untuk memakai jilbab sejak usia dini. Maka saat anak anda beranjak remaja dan dewasa nantinya, mereka akan tetap menutup auratnya dan menganggap hijab adalah busana pokok yang tidak boleh ketinggalan.

Related image

Agar anak nyaman berhijab ketika ia melakukan berbagai aktivitas, sebaiknya pilih bahan katun atau jersey. Anda juga bisa mencarikan bahan-bahan yang nyaman untuk anak. Ingat, anak mudah gerah terutama bila ia banyak gerak sehingga membuatnya kurang nyaman bila salah pilih bahan jilbab.

Image result for foto hijab anak modern

Di zaman yang semakin modern ini dimana anak-anak banyak yang mulai mengikuti trend busana barat, yang mereka jadikan sebagai acuan trend setter masa kini. Jadi sayang sekali bukan jika kita tidak mengajarkan tata cara berpakaian yang sopan dan rapi sejak dini, yaitu dengan mengajarkan anak-anak untuk mulai menyukai dan nyaman memakai busana muslim. Karna jika anak sudah terbiasa mengenakan hijab sejak usia dini maka ketika tumbuh remaja nanti tak menutup kemungkinan mereka tetap gemar untuk berhijab. Selain memang mengajarkan anak untuk berpakaian sopan, dengan mengajarkan anak untuk berhijab juga bisa anda jadikan sebagai pembelajaran tentang nilai-nilai agama yang memang harus kita pupuk sejak dini. Yaitu mengajarkan bagaimana menutup aurot dengan baik dengan menutupi seluruh bagian tubuh, kecuali muka dan telapak tangan. 

Related image

KETIKA TUNIK MENJADI IDOLA DALAM FASHION MUSLIM

Ketika tunik menjadi idola dalam fashion muslim. Tunik adalah salah satu jenis pakaian pakaian yang memiliki ukuran longgar sehingga masing-masing bentuk ukurannya akan lebih besar dibandingkan dengan model yang biasa. Model baju Tunik menutupi sebagian besar bagian badan seperti punggung, dada dan bahu. Selain itu, ada juga tunik dengan model tanpa lengan. Kelebihan Tunik yang membuat banyak orang menyukainya adalah selain longgar juga kebanyakan dibuat lebih panjang sampai paha bahkan sampai lutut. Selain itu, baju tunik bisa dipakai dalam berbagai kondisi, baik untuk acara formal maupun untuk sehari hari. Sehingga, Model Baju Tunik Muslimah Terbaru pun sering bermunculan dari hasil karya produksi dalam negeri. Tak heran, baju tunik muslimah di Indonesia bahkan samapi diminati oleh berbagai kalangan di luar negeri.

Image result for foto tunik muslim

Pertama, adalah baju tunik muslim yang single product, dimana tersedia berbagai model tunik atasan  yang cantik. Kedua, adalah set tunik yang menyediakan atasan dan celana lengkap dalam 1 paket. Sehingga, anda bisa memilih dengan leluasa model baju tunik muslimah yang mana yang ingin anda kenakan.

Related image

Untuk kamu yang sedang mencari atasan hijab sederhana, kamu bisa pilih tunik dengan pattern yang unik. Biasanya, motif ini akan berbentuk seperti tribal and vintage patterns. Sehingga tampilan kamu pasti terlihat sangat fashionable . Selain itu, atasan ini will give you more wow effect, lho. Cocok banget untuk digunakan saat sedang santai atau saat hang out bareng teman-teman. Namun, kamu juga bisa lho menggunakan atasan ini untuk ke kantor. Tinggal memadukannya dengan celana bahan dan heels. 

Related image

Kamu juga bisa pilih tunik dengan half to full great details di bagain dada sehingga atasan ini menutupi bagian dada kamu dengan sempurna. Selain itu, kamu bisa memadukannya dengan hijab blocked color, agar motif dari tunik kamu bisa stands out. 

Related image

TREND HIJAB MODERN TERBARU

Trend hijab modern terbaru. Hijab, dahulu kita belum terlalu akrab dengan kata ini. Kita lebih sering mengenal kata jilbab. Jilbab merupakan salah satu jenis pakaian muslimah yang dipadukan dengan busana muslim atau busana panjang lainnya. Menggunakan jilbab pada dasarnya adalah kewajiban bagi wanita muslim. Meski masih banyak wanita muslim yang belum menggunakan jilbab. Jilbab dari masa ke masa akhirnya mengalami perkembangan bila ditinjau dari segi fashion. Berkat perkembangan inilah, sebutan ‘hijab’ menjadi lebih populer. Hijab memiliki ciri fashion yang lebih kental dibandingkan jilbab pendahulunya. Sebelum berkembangnya dunia mode muslimah dalam 2-3 tahun terakhir, jilbab terkesan lebih sederhana dan apa adanya. Sementara hijab masa kini, tidak butuh waktu lama untuk mengeluarkan kreasi baru, gaya atau motif baru dan trend terbaru.   Selalu ada perbedaan pendapat mengenai hijab kini dan dulu. Banyak yang mengatakan bahwa hijab masa kini sudah mulai melupakan dasar-dasar hijab yang syar’i. Misalnya warna-warna pakaian pastel yang cerah dan kreasi-kreasi jilbab yang unik dan masih memakai pakaian yg ketat walaupun pakai hijab.

Related image

Gaya hijab yang penuh warna dan penuh kreasi adalah hijab yang trend dalam 2 tahun terakhir. Terutama anak muda yang senang dengan hal-hal yang baru dan fashionable. Gaya hijab saat ini tidak hanya bermain dengan kreasi jilbab, namun juga pakaian yang semakin beraneka ragam. Begitu modern dan cantiknya gaya hijab ini sehingga banyak wanita yang senang menggunakannya. Meski masih sering dipertanyakan ketepatan syar’i-nya karena menggunakan kreasi jilbab, namun banyak yang menganggap ini hanya merupakan ide yang baik untuk menggugah banyak wanita muslimah berhijab.

Related image

Berbagai hijab modern lahir dengan desain yang unik serta menarik untuk memenuhi kebutuhan fashion hijab tanah air, dari beragam model hijab terbaru yang beredar terdapat beberapa koleksi hijab modis yang menjadi favorite setiap wanita muslimah, mereka tertarik menggunakan berbusana hijab karena saat ini kebutuhan busana dan lingkungan mendukung, sudah banyak wanita yang mampu membuktikan diri kalau berhijab itu menyenangkan dan tentunya bisa tampil cantik dan menawan.
tak jarang mereka pun men-share gaya-gaya hijab terbaru di akun media social, disana kita bisa melihat mereka begitu antusias untuk berbagi dan memang tujuan para hijabers ini baik yaitu untuk mengajak berbusana hijab. Trend busana muslim model terbaru memang mudah sekali mendapat tempat dihati setiap wanita, tak ayal mereka berbondong-bondong berburu model baju muslim jaman sekarang. Untuk digunakan berbagai jenis aktivitas , misalnya pesta, ngampus, dan sehari-hari serta jenis aktivitas lainnya. Tak perlu ragu dan malu lagi untuk berbusana muslim sebab apa-apa yang dibutuhkan sudah tersedia.

Image result for foto hijab terbaru

Kain jenis organza kini memang sedang naik daun. Belakangan, banyak yang bepergian ke acara formal mengenakan hijab organza. Meski simpel, bahannya yang mengkilat membuat kain jenis ini banyak dilirik terutama bagi mereka yang ingin tampil elegan pada sebuah Kain jenis organza kini memang sedang naik daun. Belakangan, banyak yang bepergian ke acara formal mengenakan hijab organza. Meski simpel, bahannya yang mengkilat membuat kain jenis ini banyak dilirik terutama bagi mereka yang ingin tampil elegan pada sebuah acara.Ternyata, tak hanya hijab saja, organza juga banyak dimodifikasi sebagai atasan sebagai pengganti kebaya. Dengan modelnya yang lebih kekinian, menggunakan atasa organza membuat penampilanmu makin menarik serta lain daripada yang lain. Jika kamu sedang mencari inspirasi pakaian untuk pergi kondangan, simak 12 inspirasi atasan organza khusus untukmu yang berhijab

Related image

Trend jilbab yang saat ini sedang booming ada banyak sekali macamnya. Mulai dari bahan jilbab yang sedang trend, model jilbabnya saat dikenakan, hingga padu padan yang cantik yang banyak diterapkan oleh para fashionista. Nah, di artikel hijab kali ini, anda akan disajikan rekomendasi gaya trend hijab untuk remaja yang simpel, ringkas, dan tentunya akan tetap membuat kecantikan anda terpancar sebagai muslimah. Gaya jilbab yang dikenakan oleh satu orang dengan yang lain memang belum tentu akan memberikan kesan yang sama. Ada banyak faktor yang yang harus diperhatikan agar model jilbab yang anda gunakan itu sesuai dengan karakter diri anda, kegiatan yang sedang anda lakukan, dan faktor-faktor lain yang bisa anda sesuaikan sendiri. Berikut adalah daftar trend hijab yang bisa anda pertimbangkan untuk dijadikan sebagai pilihan.

Related image

FASHION MUSLIM MASA KINI

Fashion muslim masa kini. Model busana muslim wanita di tahun 2018 ini semakin modis dan trendy jika dibandingkan dengan model busana muslim di tahun sebelumnya. Busana muslim terbaru saat ini hadir dengan desain yang cantik dan modis, selain itu model busana muslim modern saat ini juga sesuai dengan gaya berbusana wanita muslimah masa kini. Nah, bagi kamu yang saat ini sedang mencari referensi model busana muslim yang tepat, maka kamu bisa menyimak sampai selesai artikel terbaru kami kali ini mengenai tren model baju muslim wanita masa kini 2018 terupdate.

Image result for foto fashion muslim masa kini

Seiring dengan pergantian tahun, tentunya perkembangan dunia fashion muslim juga tak ingin ketinggalan dong. Maka dari itu, banyak model busana muslim untuk wanita dengan desain terbaru yang simple, cantik, dan elegan. Model baju muslim modern ini mampu menghiasi penampilan para wanita di tanah air. Sampai saat ini model baju muslim menjadi sebuah tren fashion yang ngehits di kalangan perempuan muslimah baik usia remaja maupun dewasa.

Image result for foto fashion muslim masa kini

Model baju muslim kombinasi dengan gaya hijab saat ini juga sangat populer karena para wanita muslimah bisa mendapatkan penampilan yang berbeda dan menarik sehingga membuat para wanita tersebut bisa tampil cantik dan istimewa di hadapan banyak orang, khususnya saat berhadapan dengan lawan jenisnya. Kita tahu bahwa perpaduan busana muslim dan gaya hijab sendiri mampu membuat kesan penampilan para muslimah menjadi semakin keren dan modis. 
Model busana muslim biasanya identik dengan kegiatan-kegiatan ke-agamaan bagi kaum muslim. Baik itu dari anak-anak, remaja, sampai kaum dewasa sekalipun sangat sering memakai model busana muslim. Namun, model baju muslim di tahun 2018 ini tidak hanya bisa digunakan untuk keperluan agam saja, melainkan juga bisa dipakai untuk acara formal bahkan santai sekalipun. Apalagi jika hari raya Idul Fitri akan datang, sudah bisa dipastikan model busana muslim untuk wanita menjadi incaran yang banyak diburu para wanita muslimah.

Related image

Kini, model busana muslim hadir dengan desain yang lebih modern, sehingga bukan hanya memiliki unsur yang religius saja, melainkan dari sisi penampilan pun mampu membuat tampilan seorang muslimah menjadi semakin cantik dan modis. Beragam pilihan model busana muslim terbaru dengan desain menarik kini sudah banyak tersedia di pasaran. 
Bagi kamu para wanita yang bertubuh gemuk pun tidak perlu merasa khawatir, sebab saat ini sudah ada model baju muslim untuk orang gemuk agar terlihat langsing yang bisa menjadi pilihan busana andalan anda ketika pergi jalan-jalan, menghadiri acara pesta, dan lain sebagainya tanpa harus merasa malu dan minder dengan bentuk tubuh kamu yang gemuk. Namun, usahakan pilihlah busana yang sesuai dengan ukuran tubuh dengan memperhatikan kenyaman saat memakainya. 

Image result for foto fashion muslim masa kini

ANEKA GAYA JILBAB WISUDA

Aneka gaya jilbab wisuda. Wisuda merupakan salah satu momen yang spesial bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan semua mata kuliahnya dan mendapat gelar sesuai studinya. Pada momen yang spesial ini, tentu para hijaber juga akan berpenampilan yang spesial. Misalnya, mencari make up artis untuk acara wisuda. Namun, biasanya jasa make up artis cukup mahal, apalagi kebutuhanmu selain make up juga banyak. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika kalian belajar merias diri sendiri dan mengenakan hijab sendiri tanpa harus membayar mahal jasa make up artis dan juga hijab stylish.

Model hijab turban  bisa dikenakan oleh anda yang memiliki pipi tembem, karena bagian hijabnya sedikit menutupi bagian pipi. Hijab yang digunakan adalah hijab pashmina berwarna merah. Anda bisa memilih warna pashmina sesuai pakaian anda. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda baca urutan langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Sebelumnya, kenakan inner ninja terlebih dahulu.
  • Kemudian, ambil hijab pashmina anda lalu letakkan dengan posisi ujung hijab sama panjang.
  • Setelah itu, sematkan jarum pentul pada kedua sisi hijab di bagian pipi.
  • Selanjutnya, ambil sisi hijab sebelah kiri, lalu tarik ke atas.
  • Buat lilitan menggunakan sisi hijab tersebut seperti pada gambar.
  • Setelah itu, sematkan menggunakan jarum pentul di atasnya.
  • Ambil sisi hijab panjang yang tersisa yaitu sebelah kiri.
  • Tarik bagian hijabnya ke kanan lalu ke atas.
  • Sematkan jarum pentul di atasnya.
  • Rapikan kembali hijab yang telah dikenakan.

Anda juga bisa menyematkan aksesoris hijab seperti bros kecil cantik di atasnya, agar semakin menarik.

model jilbab turban ini bisa dikenakan oleh anda yang memiliki pipi tembem, karena bagian hijabnya sedikit menutupi bagian pipi. Hijab yang digunakan adalah hijab pashmina. Anda bisa memilih warna pashmina sesuai pakaian anda. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda baca urutan langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Sebelumnya, kenakan inner ninja terlebih dahulu.
  • Kemudian, ambil hijab pashmina anda lalu letakkan dengan posisi ujung hijab sama panjang.
  • Setelah itu, sematkan jarum pentul pada kedua sisi hijab di bagian pipi.
  • Selanjutnya, ambil sisi hijab sebelah kiri, lalu tarik ke atas.
  • Buat lilitan menggunakan sisi hijab tersebut seperti pada gambar.
  • Setelah itu, sematkan menggunakan jarum pentul di atasnya.
  • Ambil sisi hijab panjang yang tersisa yaitu sebelah kiri.
  • Tarik bagian hijabnya ke kanan lalu ke atas.
  • Sematkan jarum pentul di atasnya.
  • Rapikan kembali hijab yang telah dikenakan.

Anda juga bisa menyematkan aksesoris hijab seperti bros kecil cantik di atasnya, agar semakin menarik. Cara mengenakan model hijab ini sangatlah mudah dan simpel sehingga cocok untuk anda para pemula dalam berhijab. Dengan model hijab ini anda akan terlihat cantik dan berbeda di acara wisuda yang tentu akan menjadi momen istimewa anda. Agar semakin glamour, kenakan riasan yang cukup tebal. 

buat kamu yang suka berpenampilan simple, senang dengan sesuatu yang nggak ribet, silahkan mencoba gaya jilbab berikut. Salah satu hijab yang sering digunakan di acara formal adalah satin. Bahannya yang mengkilat akan membuat kesan mewah dan elegan. Cocok banget dipadukan dengan kebaya dan kain batik. Kalau mau yang agak lembut dan mudah dibentuk, pilih satin jenis velvet.

Dengan karakteristik jatuh dan lentur, bahan sifon sering digunakan untuk wisuda. Selain itu juga bisa membuat wajahmu terlihat lebih tirus karena menempel sempurna di kulit. Tapi karena agak tipis, kamu harus memakai dalaman hijab sampai ke leher. Dengan memakai bahan-bahan itu kamu tetap kelihatan elegan dan glamor saat wisuda meski modelnya sederhana. Nggak perlu banyak jarum, kamu akan tampil sempurna di hari bersejarahmu. 

Cantik Dan Anggun Dalam Balutan Syar’i

Cantik dan anggun dalam balutan syar’i. Dalam dunia fashion muslim di tanah air, ada beberapa istilah yang kita kenal terkait dengan hijab. Di antaranya adalah hijab, kerudung, khimar, maupun jilbab. Kemudian, belakangan istilah hijab syar’i juga semakin populer. Sebelum membahas tentang hijab yang sesuai dengan syariat Islam, ada baiknya kita mengulas sedikit tentang pengertian hijab syari’i, kerudung, maupun jilbab menurut berbagai sumber.

Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala, shalawat dan salam atas Nabi dan Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik.Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan bahwa di dalam hukum islam ada perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya agar dapat menjaga kesuciannya, agar dapat menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri) dan menjaga dirinya dari gangguan orang-orang. Syariat Ini pun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sasaran sorotan mata dan pusat perhatian.

Di Indonesia, istilah hijab syar’I dimaknai hampir sama dengan jilbab namun ukurannya lebih lebar dan lebih menutupi. Namun sebenarnya, ada sedikit perbedaan pengertian hijab Syar’i dengan jilbab. Dalam bahasa Arab, hijab berarti penghalang, tabir, maupun penutup. Maknanya lebih umum dan menyeluruh. Sementara itu, hijab syar’i adalah cara berpakaian seorang muslimah yang baik dan sesuai dengan syariat Islam.

Mengenakan hijab adalah suatu kewajiban bagi seorang wanita muslimah. Sebenarnya, ketentuan busana seorang muslim dan muslimah telah diatur dalam Al-Qur’an maupun hadits. Lalu, seperti apa sebenarnya hijab yang sesuai Syariat Islam? Agar tidak keliru dalam memilih busana yang akan anda kenakan sehari-hari, ada baiknya kita simak dulu beberapa syarat hijab syar’i menurut ajaran agama Islam. Seperti dibahas pada bagian pengertian Hijab Syar’i di atas, busana seorang wanita hendaknya menutup seluruh aurat atau anggota badan, selain bagian yang dikecualikan, yakni tangan dan muka. jilbab atau khimar yang sesuai syari’at Islam hendaknya menutupi dadanya secara sempurna. Jilbab atau kerudung pendek yang selama ini kita lihat di pasaran hanya menutupi bagian kepala dan leher, namun tidak menutupi bagian dada. Dengan kata lain, jilbab pendek belum memenuhi kaidah hijab yang sesungguhnya.

Permintaan Besar Untuk Gaya Busana Sederhana

Alih-alih jubah (jubah Arab panjang longgar), ia mulai berpakaian sederhana namun bergaya seperti blus lengan panjang dan rok panjang sebagai gantinya.

Para ibu rumah tangga muda – yang mengikuti kepribadian fashion Muslim nibras yang mengenakan jilbab, atau “hijabi”, seperti Vivy Yusof Malaysia, Indonesia Indah Nada Puspita dan Kuwaiti Ascia di Instagram – mengatakan dia menemukan dia masih bisa modis saat mengenakan jilbab.

“Saya merasa ini lebih menyenangkan karena saya bisa bermain dengan lebih banyak hal – hijab, atasan, aksesori,” kata Dewi Dahlia kepada Malay Mail Online dalam wawancara baru-baru ini.

Dan apa yang dia pakai hari itu? Atasan sifon panjang dan celana panjang, dengan jilbab yang disampirkan di atas kepalanya, semuanya berwarna merah pastel dan merah muda berdebu.

Dewi Dahlia mengatakan ia menghabiskan antara RM70 dan RM200 per bulan untuk pakaian, dengan gaun maxi, rok maxi dan kardigan yang kini terdiri dari staples pakaiannya, perubahan dari gaun tanpa lengan, atasan lengan pendek dan rok pendek yang biasa dia kenakan.

Dia mengatakan dia menganggap berpakaian sederhana, menurut keyakinan Islamnya, berarti menutupi kepala, leher, lengan, dan seluruh kaki.

Emy Yuzliza Yahya berbicara kepada Malay Mail Online pada 23 September 2015, di Bangi. – Gambar oleh Saw Siow Feng
Emy Yuzliza Yahya berbicara kepada Malay Mail Online pada 23 September 2015, di Bangi. – Gambar oleh Saw Siow Feng
Karena semakin banyak wanita Malaysia mengenakan jilbab dan mengganti pakaian mereka, mode sederhana dengan cepat menjadi industri yang menguntungkan di negara ini. Menurut Moslema In Style co-founder Emy Yuzliza Yahya, sekitar lima juta wanita Muslim di negara itu menutupi kepala dan pakaian mereka dengan sederhana.

“Dalam database kami, kami memiliki 500 hijab dan merek busana Muslim,” Emy Yuzliza, yang perusahaannya menyelenggarakan acara fashion Islami, mengatakan kepada Malay Mail Online.

Layanan keuangan internasional Bloomberg melaporkan April lalu bahwa konsumen Muslim secara global diperkirakan menghabiskan US $ 484 miliar untuk pakaian dan alas kaki Islam pada 2019, naik 82 persen dari 2013, mengutip Laporan Negara Ekonomi Islam Global 2014-2015 oleh Thomson Reuters Corp. dan peneliti yang berbasis di New York, Dinar Standard.

Tren fesyen Islami saat ini di Malaysia, menurut Emy Yuzliza, adalah cetakan dan jubah (jubah Arab panjang yang longgar). Dia mengharapkan tren tahun depan untuk menampilkan lebih banyak blus dan celana panjang.

Emy Yuzliza – yang mengorganisir fashion show Moslema In Style Fashion Forward 2015 di Kuala Lumpur pada bulan November yang akan menampilkan perancang busana Islami dari Inggris, Eropa, Turki, Timur Tengah, Brunei, Mesir dan Indonesia – mencatat bahwa fashion Indonesia adalah dua tahun di depan Malaysia, dengan tren mode Islam negara tetangga yang terdiri dari jaket, celana panjang dan rok yang dikenakan di atas celana jins.

“Malaysia lebih sederhana dan sederhana,” katanya.

Busana sederhana bukan hanya untuk Muslim

Busana sederhana juga menarik bagi non-Muslim yang lebih memilih pakaian yang nyaman yang tidak “mengekspos kulit yang tidak perlu”, menurut pendiri aere Raja Nadia Sabrina, seorang blogger mode populer yang memiliki lebih dari 109.000 pengikut di Instagram dan menerima 700 hit di blognya setiap hari.

“Bagi saya, ketika saya merancang sesuatu, aspek yang paling penting adalah bahwa itu harus nyaman, praktis, serbaguna dan tentu saja bergaya,” Raja Nadia mengatakan kepada Malay Mail Online dalam sebuah wawancara email.

“Saya biasanya bermain dengan pakaian longgar atau santai, lengan panjang dan rok dan celana panjang penuh. Ini adalah desain yang sulit ditemukan saat ini, dan itu adalah sesuatu yang saya yakini menjadikannya sangat menarik bagi orang-orang, ”tambah perancang busana berusia 31 tahun itu.

aere menampilkan potongan-potongan seperti celana berpotongan lurus berpinggang tinggi yang menyanjung sosok tanpa memeluk anggota badan, rok panjang lipit, atasan cetak longgar-fit, dan gaun panel faux-kulit panjang yang melingkupi tubuh, memperlihatkan siluet belokan.

Raja Nadia mencatat bahwa aktris Amerika dan perancang mode Mary-Kate dan Ashley Olsen lebih suka mendesain busana sederhana untuk merek mereka, The Row.

“Jadi ini bukan pasar khusus Muslim. Saya juga senang telah menerima banyak dukungan dalam hal non-Muslim mengenakan dan membeli bagian-bagian lain. aere potongan dirancang untuk memungkinkan banyak pencampuran dan pencocokan dengan apa yang sudah Anda miliki di lemari pakaian Anda, ”katanya, menambahkan bahwa ia telah menerima tanggapan yang sangat positif di luar target yang ia tetapkan pada awal Oktober lalu.

Profil Instagram aere menunjukkan non-Muslim seperti model lokal Amber Chia mengenakan jaket berayun di atas gaun dengan celah paha-tinggi.

Huffington Post UK melaporkan baru-baru ini bahwa Mimpikita, yang memulai debutnya di London Fashion Week bulan lalu, memiliki pergantian tujuh angka dan bahwa merek Malaysia yang didirikan pada tahun 2008 oleh saudara perempuan Nurul, Mira dan Syera Zulkifli, sudah ditebar di London. Di Malaysia, pakaian Mimpikita dijual di toko andalannya di Bangsar di sini dan F & B sister Calories.

“Sebagai pengguna jilbab, kami merasa nyaman dan bangga dengan gaya pribadi kami sehingga tidak mengherankan bahwa kami suka menampilkan model dengan pakaian yang chic dan sederhana. Dan di samping itu, kami berharap dapat mewakili dan mempromosikan keragaman dalam industri fashion, ”kata para suster itu kepada situs berita Inggris.

Perancang dan pendiri Mimpikita Nurul Zulkifli mengatakan kepada Malay Malay Online bahwa busana sederhana semakin populer di Malaysia sehingga memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi modis dan menciptakan ceruk pasar bagi wirausahawan.

“Memilih untuk menutupi tidak seharusnya menciptakan lebih banyak tekanan pada wanita, dan juga bukan klimaks dari spiritualitas kita,” kata Nurul dalam wawancara email.

“Untuk debut LFW kami baru-baru ini dan untuk sebagian besar koleksi yang kami produksi selama bertahun-tahun, model kami di landasan dan di pemotretan kami tanpa jilbab untuk menampilkan kemungkinan styling tanpa akhir dari desain kami terlepas dari keyakinan seorang wanita,” kata pria berusia 33 tahun itu, menambahkan bahwa Mimpikita berencana untuk membeli lebih banyak toko multi-label di London dan situs e-commerce.

RM1 juta pendapatan tahunan

Sumayyah Nasaruddin, seorang wanita Malaysia berusia 33 tahun yang garis gaun panjangnya yang disebut ritel Love to Dress di Malaysia, Jerman dan Belanda, mengatakan pendapatan tahunan melebihi RM1 juta sejak ia mendirikan perusahaannya dua tahun lalu pada tahun 2013.

“Kembali pada tahun 2013, hampir tidak ada industri Muslimah dan sebagian besar merek Muslimah cukup memiliki getaran imut dan manis ini. Saya sangat merasa perlu untuk memberontak terhadap stereotip itu karena saya menginginkan merek yang sesuai dengan cita-cita saya sebagai wanita, yaitu berani, dewasa dan feminin, ”Sumayyah, yang saat ini tinggal di Arab Saudi, mengatakan kepada Malay Mail Online dalam sebuah wawancara email.

Sumayyah Nasaruddin berbicara kepada Malay Mail Online dalam sebuah wawancara email pada 22 September 2015. – Foto milik Sumayyah Nasaruddin
Sumayyah Nasaruddin berbicara kepada Malay Mail Online dalam sebuah wawancara email pada 22 September 2015. – Foto milik Sumayyah Nasaruddin
Pengusaha itu mengatakan ia memulai dengan sumber produsen dari China menggunakan alibaba.com saat ia tinggal di Aberdeen, Skotlandia, lalu, dan sekarang memberikan 2.000 hingga 4.000 gaun per koleksi, dengan tiga koleksi setahun.

“Dengan meningkatnya permintaan untuk memproduksi lebih banyak gaun dan meningkatkan frekuensi koleksi yaitu empat koleksi per tahun, kami ingin membuka pabrik kami sendiri di Malaysia karena alasan mata uang dan logistik,” kata Sumayyah, menambahkan bahwa gaun Love to Dress datang 18 ukuran berbeda dan ditargetkan pada wanita Muslim perkotaan.

Menurut Sumayyah, tren fashion sederhana di Malaysia terinspirasi oleh perancang busana Muslim Inggris-Jepang dan blogger Hana Tajima, yang koleksi pakaian sederhana untuk Uniqlo diluncurkan di Malaysia Juli lalu.

Kampanye untuk koleksi Hana Tajima, yang menampilkan blus longgar, celana berkaki lurus dan gaun rayon panjang, dibintangi penyanyi populer Malaysia dan hijabi Yuna.

Jilbab tampaknya mendapatkan daya tarik di label internasional lainnya juga. H & M menampilkan awal bulan ini, model Maroko yang berbasis di London, Mariah Idrissi dalam kampanye Close the Loop yang mengenakan jilbab, kacamata hitam besar, dan mantel parit warna merah muda yang berkeringat di atas celana panjang hitam, kabarnya model mengenakan busana jilbab pertama dari perusahaan high street di Swedia. .

Pandangan alternatif tentang kesopanan

Bahkan sebagai busana sederhana tampaknya sebagian besar terdiri dari potongan-potongan longgar yang menutupi lengan dan kaki, interpretasi Malaysia tentang kesopanan dalam Islam beragam. Beberapa wanita seperti pendiri FashionValet, Vivy dan aktris lokal Neelofa, yang memiliki jilbab dan garis abaya nibras sendiri, terkadang mengenakan atasan lengan tiga perempat dan jilbab yang tidak menutupi dada, sementara yang lain mungkin bersikeras bahwa kesopanan membutuhkan jilbab dan atasan yang lebih panjang. yang menutupi pergelangan tangan.

Mimi Azeera Abdullah (kiri) dan Dewi Dahlia Rani Ismail Hadi (kanan) berbicara kepada Malay Mail Online pada 22 September 2015, di Kuala Lumpur. – Picture Choo Choy Mei
Mimi Azeera Abdullah (kiri) dan Dewi Dahlia Rani Ismail Hadi (kanan) berbicara kepada Malay Mail Online pada 22 September 2015, di Kuala Lumpur. – Picture Choo Choy Mei
Produser berita Mimi Azeera Abdullah, 35, menganggap pakaiannya di atasan tanpa lengan atau rok pendek untuk menjadi sederhana, definisi yang mungkin dianggap radikal hari ini karena praktik Islam di sini menjadi semakin konservatif, meskipun selebriti Melayu seperti Saloma dan Datuk akhir Maria Menado kembali pada 50-an mengenakan gaun berpotongan rendah dan tidak menutupi rambut mereka.

“Sederhana tidak berarti semuanya tertutup. Anda bisa menjadi seksi tetapi sederhana, ”Mimi Azeera, yang tidak mengenakan jilbab, mengatakan kepada Malay Mail Online.

“Ibuku memakai tudung tapi dia selalu mendorongku untuk mengenakan – ‘Kamu beli lah rok itu, kamu beli lah celana pendek itu’. Dia selalu memintaku untuk memakai yang pendek pendek, oke? Ibuku baik-baik saja dengan itu, jadi bersyukurlah untuk itu, ”tambah wanita muda, berpakaian edgily di tank-top hitam polos, rok pendek di atas celana ketat, dan sepatu kets.

Dia menggambarkan dirinya sebagai “Muslim moderat” dan mengatakan ada lebih banyak untuk Islam daripada “aurat.”

“Anda harus mulai dari dalam,” kata Mimi Azeera. “Tidak ada gunanya mengenakan jilbab jika Anda tidak bisa berhenti bergosip atau jika Anda tidak berdoa”.

Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa meskipun dia tidak percaya mengenakan jilbab untuk menjadi orang baik, dia masih percaya pada berpakaian dengan pantas dan menghormati orang lain.

“Misalnya, jika saya tahu saya akan bertemu seseorang yang religius seperti nenek saya, atau memasuki masjid, saya tidak akan mengenakan rok atau baju tanpa lengan, pasti,” katanya.

Jual busana sederhana seperti kue panas

Pembuat sepatu lokal Nelissa Hilman mengatakan desainer Malaysia bergerak ke mode sederhana seperti gaya longgar, menunjukkan bahwa merek high street internasional seperti Zara tidak memiliki keausan yang sederhana.

“Di Malaysia, itu uang besar,” Hilman mengatakan kepada Malay Mail Online dalam sebuah wawancara. “Ini gila. Segera setelah diluncurkan, mereka segera terjual habis ”.

Dia mengatakan tren sepatu di Malaysia belum banyak berubah, tetapi mencatat bahwa wanita Muslim umumnya memakai sepatu hak jika mereka menutupi dari kepala hingga ujung kaki.

“Seperti Vivy, semakin tinggi tumit, semakin baik itu,” kata Hilman, mengacu pada blogger dan pendiri-pendiri FashionValet yang terkadang terlihat di Instagram mengenakan sepatu hak tinggi dan wedges.

Hilman, yang label Nelissa Hilman-nya saat ini berfokus pada flat dan sandal, mengatakan itu menarik untuk melihat pakaian sederhana yang lebih berwarna sekarang, bukan hanya hitam, putih, coklat atau potongan biru.

“Ini adalah perubahan yang menarik,” katanya.

Manfaat Memakai Hijab Bagi Muslimah

Manfaat Memakai Hijab Bagi Muslimah – Zaman sekarang ini, hijab sudah menjadi life style bagi kaum hawa. Bahkan sedang trend-trendnya memakai Jilbab Nibras. Saking senangnya wanita sekarang bahkan memiliki koleksi Jilbab Nibras yang beragam.

Manfaat memakai hijab

Mentaati Perintah Agama
Berjilbab merupakan suatu kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT sebagaimana dalam Al Qur’an Surat An Nur: 31, Al Ahzab: 53 dan Al Ahzab: 59. Ketika wanita memakai jilbab tentu akan dicatat sebagai amal kebaikan, sebaliknya menanggalkan jilbab akan dicatat sebagai suatu perbuatan dosa.

Menutupi Aurat
Menutup aurat merupakan tujuan berhijab. Wanita shalihah sebagai perhiasan dunia harus dijaga dengan sangat baik, jangan sampai diumbar atau diobral murah. Islam sebagai agama yang sempurna telah memberikan arahan dalam menjaga perhiasan dunia. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Aurat wanita tidak boleh dilihat oleh orang yang bukan mahram. Adapun mengenai siapa mahram anda dapat dilihat dalam Surat An Nur: 31.


Sebagai Identitas Seorang Muslimah
Islam telah memberikan identitas kepada muslim dan muslimah. Bagi seorang muslim disunnahkan mencukur kumis dan memanjangkan jenggot untuk membedakan dengan kaum Yahudi. Sementara bagi muslimah, jilbab dapat bermanfaat sebagai identitas bahwa dia adalah seorang muslimah. Identitas ini tentu sangat berguna manakala terjadi sesuatu dengannya. Tentu seseorang akan memperlakukan dengan lebih hormat orang yang berkerudung dengan yang tidak berkerudung.

Apakah Fashion Sederhana Adalah Hal Besar Berikutnya?

Busana sederhana mendapatkan momentum, didorong oleh e-commerce, media sosial, dan saluran non-tradisional lainnya. Apa itu busana sederhana? Interpretasi berbeda, tetapi secara umum, itu mengacu pada gaya yang tampak sementara tetap relatif tertutup. Bagi banyak orang, busana sederhana adalah pilihan pribadi yang berarti memakai gaya yang lebih tradisional — garis tepi yang lebih panjang atau kerah yang lebih tinggi, misalnya. Gaya-gaya lemari yang sebelumnya “kurang keren” sekarang sedang digemari.

Pada bulan Februari, London menyelenggarakan Fashion Week Modest pertama, menampilkan lebih dari 40 label yang menampilkan gaya yang berkisar dari gaun maxi hingga jilbab. Meskipun mode sederhana sering dikaitkan dengan ketaatan beragama, tetapi mendapatkan perhatian lebih banyak di antara konsumen nonreligius juga.

Bulan lalu, kami mendapat kesempatan untuk bertemu Nava Brief-Fried, pendiri dan CEO ModLi, sebuah pasar online untuk pakaian modern sederhana untuk wanita. Brief-Fried menggambarkan ModLi sebagai “Etsy untuk wanita konservatif.” Pasar diciptakan lebih dari 15 bulan yang lalu dan sekarang menjadi perantara untuk lebih dari 100 butik di seluruh dunia. ModLi mengikuti pendekatan bahwa kesopanan dapat didefinisikan dalam banyak cara, yang memungkinkan perusahaan untuk melayani wanita dari berbagai gaya hidup dan agama yang berbeda. Saat ini, perusahaan menjual ratusan barang yang berbeda, termasuk pakaian renang, pakaian formal dan kasual, kemeja nibras, dan rok, serta penutup kepala dan aksesoris. ModLi menampilkan item mulai dari gaya praremaja hingga dewasa, dan dalam ukuran kecil hingga ukuran plus.


Situs web ini menerima lebih dari 150.000 pengunjung setiap bulan, dan Brief-Fried mengatakan bahwa 90% dari penjualan ModLi dilakukan di AS, yang mengejutkannya. Karena ModLi adalah perusahaan Israel, ia berpikir pelanggan targetnya akan berada di Israel, tetapi ia menemukan melalui geotracking bahwa pelanggan targetnya sebenarnya di AS Brief-Fried mengatakan perusahaan telah meluncurkan merek private-label dengan tujuan merancang dan kurasi item khusus untuk kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dia mengatakan pasar untuk pakaian wanita sederhana menghadirkan banyak peluang pertumbuhan. Fakta bahwa pasar ceruk yang berkembang ini bahkan belum diukur di AS oleh pemerintah atau analis ekonomi komersial menunjukkan bahwa dia benar.

Menurut “Status Laporan Ekonomi Islam Global” yang diproduksi oleh Reuters bekerja sama dengan DinarStandard, konsumen Muslim menghabiskan sekitar $ 243 miliar untuk pakaian pada 2015. Pembelian busana sederhana oleh wanita Muslim diperkirakan mencapai $ 44 miliar tahun itu, yang kira-kira 18 % dari total. Belanja konsumen Muslim untuk pakaian diharapkan mencapai $ 368 miliar pada 2021, yang akan menjadi peningkatan 51% dari tahun 2015.

Pengecer dan desainer pasar massal memperhatikan potensi pasar ini dan bergabung dengan campuran sederhana. Misalnya, pada awal Maret, Nike memperkenalkan jilbab Pro Hijab untuk atlet wanita Muslim. Merek lain, termasuk DKNY, Tommy Hilfiger, Oscar de la Renta, Monique Lhuillier, Zara dan Mango, telah menghasilkan koleksi khusus untuk liburan Ramadan. Rantai mode Jepang Uniqlo memperkenalkan Uniqlo x Hana Tajima Collection dengan jilbab, dan H & M menampilkan model Muslim yang mengenakan jilbab nibras di iklan video. Pada bulan Januari, Dolce & Gabbana merilis koleksi hijab dan abaya. Ini dan desainer lainnya berkontribusi pada pertumbuhan industri mode sederhana.


Yang paling penting, gerakan fashion sederhana lebih mainstream dan multibrand daripada sebelumnya. Itu tidak disediakan hanya untuk mereka yang mengikuti kebiasaan agama ketika datang ke pakaian. Pembeli mode sederhana saat ini memilih potongan berdasarkan gaya dan mengambil inspirasi dari banyak sumber. Diperkuat oleh pilihan yang lebih luas, wanita yang mencari gaya sederhana dapat mencampur dan mencocokkan, memilih dari berbagai desainer, merek, gaya, warna dan tekstur. Gaya busana sederhana termasuk gaun maxi, gaun yang mengalir, rok berinspirasi yang terinspirasi Dior, lapisan, turtleneck, lengan panjang di bawah lengan pendek, syal, tunik, dan celana palazzo dari desainer dan merek tinggi dan rendah. Tidak ada tampilan tunggal yang mendefinisikan mode sederhana: itu terbuka untuk interpretasi dan bisa menjadi indah ketika sedang eklektik atau edgy.

Kesopanan adalah pilihan mode dan gaya hidup, dan platform media sosial memungkinkan individu yang berpakaian sederhana untuk berbagi gaya, pengalaman, dan pandangan. Melalui media sosial, konsumen pakaian sederhana dapat melihat pilihannya, membaca tentang bagaimana penampilan wanita lain dan belajar tentang perspektif orang lain. Sebuah situs web bernama The Modist menaruhkan dirinya sebagai menawarkan “gaya sederhana mewah untuk wanita luar biasa” dan menampilkan majalah online untuk wanita yang tertarik dengan busana sederhana. Di Pinterest, ada ratusan jepit wanita berpakaian sederhana. Di YouTube, vlogger mode sederhana bernama NabiilaBee telah memposting video yang telah dilihat lebih dari 16,5 juta kali. Postingnya termasuk “bagaimana” tutorial jilbab. Dia berkata, “Saya mulai dari tutorial jilbab gaya jilbab karena ketika saya masih muda, saya tidak punya siapa pun untuk didengarkan. Saya tidak ingin melepas syal saya — itu bukan aksesori, itulah yang saya yakini. ”

Apa yang ada di balik tren kesederhanaan dalam mode?

Bagaimana bisa ada yang salah dengan bersikap sederhana? Itu adalah kebajikan universal yang sejati. Seperti yang dihargai di halaman kuil-kuil Asia seperti di gereja-gereja gereja Amerika, kesopanan begitu terjalin ke dalam masyarakat manusia bahwa setiap budaya memiliki kode diam yang mendorong perempuan untuk berpakaian dan berperilaku terhormat. Kami mengagumi aktris yang menghiasi halaman mode tanpa melanggar aturan kardinal payudara atau kaki. Lemari dari Duchess of Cambridge, Kate Middleton, membuktikan bahwa leher tinggi dan garis tepi rendah adalah bagaimana kita tahu seorang wanita memiliki kelas.

Namun perdebatan musim panas lalu tentang larangan sementara atas kostum renang burkini di kota wisata Prancis, Nice, membuat beberapa orang bertanya-tanya bagaimana perasaan mereka tentang kesopanan. Terutama ketika itu dibawa ke apa yang terasa seperti batas logisnya oleh wanita yang mengadopsi hijab, niqab atau burqa. Otoritas Perancis akhirnya mengakui bahwa itu salah untuk memaksa perempuan untuk melepas pakaian di depan umum demi nilai-nilai politik, dan membatalkan larangan tersebut. Feminis liberal seperti saya menemukan diri kita di atas tanduk dilema. Apa yang kita bela ketika kita menuntut hak seorang wanita untuk menutupi?

Kesopanan menikmati popularitas yang belum pernah terjadi sejak zaman Victoria. Memang, ini bisnis besar. Butik yang dipesan lebih dahulu memenuhi permintaan yang terus meningkat untuk semua pakaian yang menutupi dan jilbab yang menarik. Blogger fashion muslim yang menawarkan jutaan pengikut menawarkan tutorial tentang cara mengikat jilbab dan berpakaian dengan sopan tanpa mengorbankan gaya. Di musim panas 2015, toko global high street Uniqlo memperkenalkan lini busana dengan desainer kelahiran Inggris Hana Tajima, yang menampilkan rok panjang dan jilbab. Pada musim semi 2016, Dolce & Gabbana mengikuti jajaran desainer hijab dan abaya (gaun panjang longgar yang longgar). Tommy Hilfiger, Oscar de la Renta dan DKNY telah merilis semua baris Ramadhan yang ditargetkan pada wanita Muslim.

Kemudian, pada bulan Oktober, Noor Tagouri menjadi wanita hijabi pertama yang muncul di Playboy. Pada saat yang sama, YouTuber Amena Khan muncul di iklan televisi untuk L’Oréal, yang menjual yayasan. Manajer umum L’Oréal Paris UK, Adrien Koskas, mengatakan kepada Digiday UK pada bulan September, “Di masa depan, kita akan melihat ke belakang dan mengatakan saya tidak percaya butuh waktu hingga 2016 bagi kita untuk melihat seseorang dengan jilbab.” Di permukaan, keragaman etnis wanita di media – termasuk jilbab – menyegarkan. Rasanya seperti kemenangan. Terakhir, kami melihat lebih banyak warna dan variasi dalam industri fashion dan periklanan barat yang sangat lusuh putih.

Tetapi bagi orang lain, tiba-tiba budaya mainstream telah menggunakan jilbab adalah momen yang mengkhawatirkan: saat di mana menjadi seorang wanita Muslim yang setia sekarang berarti menutupi rambut seseorang. Di Washington Post, wartawan Muslim Asra Nomani dan Hala Arafa telah memperingatkan untuk tidak memperlakukan jilbab sebagai sinonim dengan Islam, dengan alasan bahwa penyebarannya hanya mencerminkan pertumbuhan global dari ideologi politik yang ketat. Ini adalah meningkatnya Islamisme, kata mereka, bukan Islam, yang telah mendorong begitu banyak wanita muda di seluruh dunia untuk menutupi rambut dan wajah mereka. Bersekongkol dengan doktrin restriktif ini hanya merusak hak-hak wanita.

Pertumbuhan fundamentalisme dalam agama-agama lain juga, telah melihat kecenderungan kesopanan melampaui Islam. “Bagaimana Gaya Yahudi Ortodoks Menjadi Inspirasi Tidak Mungkin untuk Tren Tersier Musim Gugur 2015,” menyatakan informasi utama di situs web Vogue, membanjiri tentang slip dress yang menutupi semuanya yang berhasil memenuhi standar Yahudi tzniut yang ketat, yang mengharuskan wanita untuk menutupi mereka. rambut, siku dan lutut, sementara juga cukup provokatif untuk menangkap perhatian para fashionista. Tagline “sederhana adalah terpanas” juga telah menyapu beberapa kelompok Kristen evangelis di Amerika Serikat.

Saat ini tampaknya seolah-olah tidak ada yang menyatukan wanita konservatif religius dari keyakinan yang berbeda seperti halnya lemari mereka. Menurut sebuah artikel di Haaretz pada Juli 2016, pembeli Amerika menyebabkan situs “Modest Fashion Marketplace” Israel ModLi mengalami gangguan, setelah penerbitan gereja milik Mormon merilis sebuah artikel tentang itu. Ceritanya dibagikan lebih dari 17.000 kali di media sosial. Dalam beberapa minggu, ModLi mendapat pesanan pertama dari seorang Muslim di Dubai. Sekarang menerima pesanan reguler dari Arab Saudi juga.

Tapi kemudian, siapa yang bisa berdebat dengan wanita yang ingin menjadi lebih sederhana? Ketika melakukan penelitian untuk buku terbaru saya, saya menjelajahi beberapa penjelasan mengapa wanita sepanjang sejarah diharapkan untuk menutupi lebih dari yang dimiliki pria. Kesopanan perempuan memiliki akar kuno. Beberapa antropolog percaya bahwa asal-usulnya terletak pada kecemburuan seksual laki-laki dan pengasuh pasangan, yang terlihat pada spesies lain termasuk beberapa kera besar. Pada manusia, penjagaan pasangan tampaknya terlalu berlebihan. Patriarki dan agama memiliki cara yang rumit untuk menahan kebebasan seksual perempuan dan menjaga perempuan tetap terkendali. Kesopanan adalah tanggapannya. Dengan berperilaku sederhana, seorang wanita tampaknya mematuhi tuntutannya untuk menjadi perawan atau setia.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh sejarawan terdahulu, Gerda Lerner, dalam gelarnya yang terkenal di tahun 1986 Penciptaan Patriarki, cadar bukanlah penemuan baru. Itu tentu bukan yang Islami. Melalui penelitian yang cermat terhadap bukti-bukti dari Mesopotamia kuno, Lerner menarik koneksi antara penutup kepala dan kebutuhan akan keluarga untuk memastikan keperawanan dari anak perempuan mereka yang belum menikah. Perempuan adalah “aset keuangan untuk keluarga”, jelasnya. Suami ingin diyakinkan bahwa istri mereka sepenuhnya setia, dan kesetiaan ini harus ditunjukkan kepada orang lain. Dari setidaknya 1250 SM, dia menulis, menikahi wanita dan janda di Asyur, salah satu kerajaan terbesar Mesopotamia, diharapkan untuk menutupi kepala mereka di depan umum.


Standar ini tidak dikenakan pada semua wanita secara setara. Pelacur dan budak perempuan sebenarnya tidak diperbolehkan mengenakan jilbab nibras sama sekali. Jika mereka melakukannya, mereka akan salah membedakan diri mereka sebagai wanita domestik, “terhormat”. Dampak untuk melanggar kode berpakaian ini sangat parah. Menurut Lerner, undang-undang menetapkan bahwa “dia yang telah melihat seorang pelacur terselubung harus menangkapnya … mereka akan mencambuk lima puluh (kali).” Untuk seorang budak perempuan, hukuman karena mengenakan kerudung adalah untuk “memiliki pakaiannya diambil dan telinganya dipotong. ”

Investigasi historis Lerner menunjukkan bahwa cadar tak dapat disangkal memiliki asal-usul dalam kontrol seksualitas perempuan. Menggolongkan wanita sebagai yang terhormat atau buruk, dan memiliki simbol yang jelas dan sangat ditegakkan dari perbedaan itu, berarti bahwa standar moral dapat ditegakkan.

Dengan menutupi kepala mereka, para wanita Asyur menunjukkan kepada dunia bahwa mereka suci dan setia. Dan hal yang sama berlaku untuk kesopanan hari ini. Di bawah semuanya – mulai dari jilbab hingga tzniut, dan seterusnya – menutupi rambut wanita adalah tampilan kontrol pria terhadap tubuhnya. Bahkan jika pilihan itu miliknya, itu direkayasa untuknya.

Sekarang di abad 21, ketika beberapa wanita memilih untuk mengenakan jilbab dan yang lain tidak, itu menciptakan masalah yang sama seperti yang telah dilakukan di masa lalu. Jika menutupi rambutnya menandai seorang wanita sebagai lebih terhormat, dari mana ia meninggalkan wanita yang tidak? Tanpa norma atau undang-undang kemasyarakatan untuk menegakkan jilbab, mereka yang memilih untuk tidak berpakaian begitu sederhana dilemparkan sebagai tidak bermoral, seperti pelacur Assyria. Kami dengan rambut bebas adalah yang jelek.

Inilah yang membuat jilbab secara khusus seperti simbol yang kuat. Mencakup tubuh kita adalah sesuatu yang kita semua lakukan, kadang lebih, kadang kurang. Banyak wanita non-agama memakai jilbab, tentu saja. Tapi jilbab bukan hanya jilbab. Jilbab yang diwajibkan secara religius – jubah yang setiap hari dan tak tergoyahkan di atas rambut, penghalang untuk tidak disingkirkan di hadapan laki-laki selain suami atau keluarga orang lain – memiliki sejarah yang berbahaya. Tidak ada keraguan, meskipun cara-cara di mana agama dapat mengklaimnya sebagai tanda pengabdian yang saleh, bahwa itu telah menjadi sarana mengklasifikasi dan mengawasi wanita.

Terlepas dari akar-akar ini, ada banyak alasan mengapa wanita modern memakai kerudung. Kebangkitan kesopanan bukan hanya tentang agama atau mode. Beberapa mengklaim jilbab sebagai simbol politik, bahkan sebagai memberdayakan. Wanita-wanita berjilbab muda mengeluh tentang perlakuan kejam yang mereka alami ketika mereka melangkah keluar, mengubah pilihan pribadi mereka menjadi pengorbanan publik. Bagi mereka, ini adalah penegasan yang terlihat dari agama mereka di dunia yang tampaknya berbalik melawan Islam. Banyak feminis juga berpendapat, bahwa jika hak-hak wanita berarti apa pun, mereka harus memasukkan kebebasan untuk berpakaian sederhana jika itu yang diinginkan oleh wanita.

Tetapi ini adalah pilihan yang mempengaruhi orang lain. Jilbab lebih dari sepotong pakaian. Ini adalah penanda kehormatan agama, yang dirancang untuk membedakan seorang wanita bukan hanya karena imannya, tetapi juga moralitasnya. Semakin banyak wanita Muslim yang mengenakan cadar, semakin banyak tekanan pada perempuan lain untuk mengenakan jilbab sehingga mereka dipandang sama-sama terhormat dan taat. Bagi sebagian besar dari kita yang tidak religius, itu hanya membuat kita berbeda.

Lebih mengkhawatirkan adalah cara di mana dukungan vokal untuk tabir menenggelamkan perlawanan terhadapnya. Pada tahun 1979, ketika Iran memutuskan untuk memberlakukan hukum yang mengharuskan perempuan mengenakan jilbab di depan umum, ada protes publik yang sangat besar. Protes serupa berlanjut di Iran hari ini. Tetapi ini adalah suara yang jarang kita dengar di Barat. Suara ketidaksetujuan – mereka yang berpendapat bahwa jilbab bersifat represif, yang telah memakainya dan kemudian meninggalkannya, atau mereka yang sengaja memilih untuk tidak memakainya sama sekali – sering ditenggelamkan oleh suara orang-orang yang ingin memakainya.

Juli lalu saya menghadiri peluncuran Dissent Feminis, jurnal akademis baru yang lahir dari rasa frustrasi para peneliti perempuan bahwa kekhawatiran mereka tentang hak-hak perempuan sedang dibutakan oleh ketakutan liberal Barat untuk menyebut fundamentalisme apa adanya. Di jantung London timur tempat peluncuran diadakan, di sebuah ruangan penuh wanita – sebagian besar dari mereka adalah Asia Selatan dan beberapa Muslim – tidak satu pun yang saya lihat mengenakan jilbab.

Karima Bennoune, profesor hukum di University of California, Davis, dan penulis Your Fatwa Does Not Apply Here, telah mendokumentasikan pemikiran dan pengalaman wanita yang memiliki menahan hijab. Dalam wawancaranya dengan Muslim di Perancis, ketika pemerintah melarang simbol-simbol agama di sekolah umum pada tahun 2004, mereka yang mendukung undang-undang itu terutama prihatin tentang kerusakan yang terjadi pada kaum fundamentalis – yang dengan sepenuh hati mendukung jilbab – mungkin berlaku bagi hak asasi manusia para gadis. di masa depan.

Konsensus di antara kaum feminis dan kaum liberal sepertinya adalah bahwa dekrit dan larangan, untuk dipakai atau tidak untuk dipakai, sama-sama merusak kebebasan wanita. Masalah yang ditimbulkan bagi mereka yang waspada terhadap cadar, bagaimanapun, adalah bahwa popularitasnya tampaknya tidak memudar. Perempuan di mana-mana antusias memeluk tren untuk lebih banyak kesopanan.

Dan itu adalah tren yang didukung oleh bagian dunia fesyen, bisnis, dan media yang lebih besar. Laporan Thomson Reuters tentang keadaan ekonomi Islam global telah memperkirakan bahwa pada tahun 2020 pasar mode Islam akan bernilai sesuatu di urutan $ 300 miliar. Ada banyak uang yang harus dibuat dari kesopanan. Ini hanya bonus bahwa tidak ada jaminan respons media sosial seperti wanita cantik dalam cadar.

Untuk industri yang ditentukan oleh garis bawah, tidak ada kesulitan dalam merekonsiliasi keuntungan dengan nilai karena semua pasar sedang dilayani. Saat mencambuki jilbab dan abaya untuk wanita Muslim yang kaya, desainer papan atas tidak berhenti menjual bikini dan rok mini pada saat yang sama – menjaga setiap pelanggan senang hanya dengan masuk akal secara bisnis. Para wanita yang ingin membuat lebih banyak daging tidak kehilangan pilihan itu. Dan wanita religius yang berpakaian lebih sederhana bersukacita bahwa pilihan mereka juga didukung. Jika DKNY menjual kerudung, persetujuan apa lagi yang mereka butuhkan?

Tetapi persetujuan ini, seperti pilihan wanita untuk mengenakan cadar, memiliki dampak. Beberapa tahun yang lalu, saya melihat seorang gadis muda berdebat dengan ayahnya di luar sekolah dasar di London tengah setelah dia mengatakan kepadanya bahwa dia harus mengenakan jilbabnya. Dia menarik kain itu, sangat ingin melepasnya, air mata membasahi matanya.

Sebuah budaya di mana seorang gadis sekolah dapat diperintahkan oleh ayahnya untuk mengenakan jilbab, dan di mana gambar di media memperkuat bahwa ini adalah bagaimana seorang wanita Muslim terlihat – sebuah ide yang diperjuangkan oleh para Islamis garis keras – perlu berpikir lebih hati-hati.

Harapan bahwa wanita harus dilihat sebagai lebih suci dan sederhana daripada pria tidak berjalan melalui agama saja, tetapi tertanam dalam diri kita semua, seperti yang telah terjadi selama ribuan tahun. Dalam perjuangan untuk kesetaraan seksual, standar ganda universal yang lama ini mewakili mungkin pertempuran terberat dari semuanya. Itu menuntut kita mempertanyakan salah satu kebajikan kita yang paling berharga. Kesopanan perempuan adalah hal yang berbahaya ketika mendefinisikan betapa bebasnya seorang wanita menjadi dirinya sendiri.